Postingan

Paksaan Do'aku

Tengil memang, nyinyir emang, terlalu banyak bacotku terhadap Dia memang. Aku selalu meminta-Nya mengabulkan do’aku dalam setiap hadapku pada-Nya Terlihat sangat-sangat memaksa ketika aku selalu merapal namamu dalam setiap sembah sujudku kepada-Nya. Meski pernah bahkan sering air pipi mengaliri pipi ketika aku terbawa dalam khayal dan angan tentangmu, tapi tak perlulah engkau tau beberapa banyak itu. Meski aku berbicara lembut pada Tuhanku, tetap saja Ia tau bahwa hatiku sedang berteriak Aku selalu dan selalu merapal namamu dalam setiap Do’aku, dan lagi-lagi kalimat itu, aku hanya mampu berharap agar Tuhan tidak bosan dan jenuh mendengarnya. Terkadang aku berkehendak seolah-olah Tuhan tidak berbaik hati dengan adanya kata-kata “berbaik hatilah” padahal aku tau apa yang ku miliki selama ini sudah lebih dari cukup. Misalnya saja “Dia memberiku kebahagiaan hanya dengan memberitaumu cara bernafas” Lihatlah do’aku di kalimat terakhir, itu seperti memak...

Harapan dan Nazar

Setiap hadapku kepada Tuhanku, aku selalu merapal namamu, dan di luar hadapku pada-Nya aku selalu bergumam tuk bertanya “apa Tuhan tidak bosan jika selalu mendengar namamu dengan harapan yang sama ?” Harapan yang sama dengan diiringi dengan nazar-nazar selalu aku kirimkan pada Tuhanku yang tak lain hanyalah untuk bisa bersamamu. Hanyalah pinta agar Tuhan berbaik hati membukakan pintu hatimu untukku. Sejujurnya aku tak ingin lelah meski di lekang oleh kekecewaan-kekecewaan atas ketidak pedulianmu. Meski terkadang setan   menghadang harapan-harapanku dan mengasumsikan kepada telinga dan otakku untuk berhenti berharap, namun ada makhluk yang lebih indah bernamakan malaikat bergumam kencang sambil menggenggam erat hatiku untuk tetap kuat, bertahan, dan berharap. Jika pada akhirnya harapan-harapan serta nazarku hanya akan di kecewakan itu bukanlah suatu masalah besar, karena aku merasa sudah terbiasa dengan di kekecewaan atas rupa dan bentuk seorang perempuan yang bia...

Hati yang Berlindung Pada Jiwa yang Tak Peduli

Berharap ia tak mengecewakan hati orang yang berlindung kepadanya, namun nihil, aku terusir ! Di tengah tangis, hati dan jiwa ini ada bersamanya tak sekedar kerikil ternyata, namun tajam juga yang menjadikan piluku makin tersayat. Aku benci perasaan dingin ini, yang mana hati mau menyayangi, namun benakku sama sekali menolak. Yang saat ini ku lawan adalah hatiku sendiri Ketika perasaanku menghampiri ia yang tak peduli, hati ini berduka namun masih bersyukur masih ada perasaan. Perasaan ini bodoh seperti maj’nun, dia hanya bisa gigil membeku bersama perasaannya dalam tulisan yang bisa menjadikannya bebas untuk mengungkapkan isi dari hatinya. Jika ku hilang nanti, jangan Tanya kemana aku, tanyakan pada hatimu “pentingkah aku buatmu?” Jika kau temukan jawabannya kau akan mengetahui apa yang harus kau lakukan. Jika aku mati mendahuluimu, jangan pernah berduka, karena aku buaknlah orang yang kau lindungi hatinya meski aku berharap. Aku sudah sedi...

When I Uploaded A Photo

When I uploaded a photo, and my mom see it from the other part of the world, She called me and talk to me “hey , who is he ? is he ur boyfriend?” Then MY MY MOUTH answer “r u kidding me ? no mom, he’s my friend, what makes u think the he’s my boyfriend?" And then my mom replied “no, I just wondering” BUT, THE DEEPEST OF MY HEART I WANNA SAY “NO MOM HE’S NOT, BUT I WISH HE DOES!” So that’s the different between the word from UR MOUTH AND UR HEART By : Litha Raeska Rafius

1EA13 On Vocation

Gambar
Well, tepatnya jumat, 20 November 2013 lalu , kitaaa 1EA13 mengadakan makrab di pucak.  Kita disana 2 hari 1 malam, menyenangkan sekali . Bahkan ketika tidur pas udah balik pun kebawa mimpi, (ni jiwa masih disana kayaknya) Yaappp, karena kita lagi rame-rame yaa kita take picture rame-ramelah . Kita juga gak lupa bakar-bakar ayam disana, bayangin aja , jam 2 tengah malam baru mau bakar ayam. dann memang kita gak tidur, ada yang tidur Cuma 1-2 jam, dan ada yang gak tidur, yaaa yang namanya rame-rame itu udah gak ingat tidur lagi. This is astral and ijal paginyaa , ada yang berenang, (dingin begitu masih sanggup aja berenang) This is Ool well , kita perginya dengan 2 jenis transportasi , ada yang motor dan mobil, kita pergi nya 2 mobil. Ini satrio, yang bawa mobil yang thata naikin. (foto ini sewaktu macet mau pulang) ini Pale dan Dhijey di mobil satunya lagi yang cowok-cowok pada naik motor, dan yang cewe-cew...

Manusia dan Keadilan

Gambar
Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit. Bila kedua orang tersebut mempunyai kesamaan dalam ukuran yang telah ditetapkan, maka masing-masing orang harus memperoleh benda atau hasil yang sama, kalau tidak sama, maka masing – masing orang akan menerima bagian yang tidak sama, sedangkan pelangggaran terhadap proporsi tersebut disebut tidak adil.                   Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal. Socrates memproyeksikan keadilan pada pemerintahan. Menurut Socrates, keadilan akan tercipta bilamana warga Negara sudah merasakan bahwa pemerintah sudah melakukan tugasnya dengan baik. Mengapa diproyeksikan kepada pemerintah ? sebab pemerinta...